Beberapa Review di blog ini sebagian besar merupakan spoiler. Persiapkan diri anda sebelum membuka artikelnya. Trimakasih. -author-

Review: Secrets of a Summer Night

Minggu, Agustus 25, 2013


Secrets of a Summer Night

My rating: 5 of 5 stars



Aaaaaahhhh... ini novelnya bagus bangeeetttt.. aku bertanya-tanya apakah aku akan menemukan novel yang sesuai ekspektasiku di seri Wallflowers ini, yang banyak orang-orang berteriak histeris mengenai kisah di buku ini. Well,, I found it here. yaaayy!! kemaren waktu baca yang Devil in Winter aku menemukan beberapa hal menarik yang sesuai dengan seleraku dalam cerita-cerita dengan genre romance, tapi tidak bisa cukup memuaskanku untuk memberikan bintang lima pada novel tersebut. Ada beberapa hal yang rasanya kurang lengkap di jabarkan disana. Tapi tentu itu tidak membuatku menyerah untuk membaca seri ini, justru berkat buku tersebutlah aku tertarik membaca seri sebelumnya.

Lalu ketika aku membaca novel ini nih, dan waaaawww~ aku sukaaaa semua cerita dan konfliknya. Suka banget sama Simon yang terang-terangan nunjukin ketertarikannya pada Annabelle di awal buku dan itu membuatku ingin terus membacanya. Kemudian, Annabelle yang memiliki selera kuat tentang calon suami seorang bangsawan dan kemudian dengan seenaknya menolah penawaran-penawaran Simon. Awalnya aku sempat nggak terima sama cara pandang Annabelle yang merendahkan Simon, seorang Entrepreneur yang sangat sukses dan bahkan menurutku ia lebih keren daripada bangsawan jenis apapun yang mengandalkan keterikatan darah. Tapi disitulah masalah besar cerita ini. Karena mengusung cerita historical, perbedaan kelas sosial seperti itu menjadi topik yang sangat menarik untuk di bahas di novel ini. Bagaimana Annabelle yang awalnya tidak ingin bersinggungan dengan Simon, perlahan merasakan kebutuhan mendalam pada pria tersebut. Keberadaan Simon yang awalnya terkesan kasar dan tidak tahu aturan itu kemudian menjadi salah satu keunikan tersendiri dengan laki-laki itu yang membuatnya berbeda dari laki-laki bangsawan lainnya. Annabelle awalnya kesal, tapi apa yang Simon lakukan (dimana semua yang ia tunjukan merupakan kejujuran) perlahan membuat Annabelle meleleh dan merasakan ketertarikan mendalam terhadap pria tersebut meski tanpa sadar.

Seandainya menjadi Guide Dadakan dan Amatiran

Senin, Agustus 19, 2013


Tulisan ini diikutsertakan dalam GIVEAWAY : YOU ARE MY SUNSHINE by Clara Canceriana. 

Waah…  kelihatannya pekerjaan guide amatir ini cukup cocok dengan kemampuan saya. Daripada menjadi guide professional yang harus mengerti semua sudut-sudut kota kelahiran saya ini, setidaknya saya hanya perlu memberitahu tempat-tempat penting yang sudah saya mengerti karena ‘memang harus mengerti’ karena saya orang Jogja.

Jadi, tempat manakah yang akan saya sodorkan kepada para turis yang datang kepada saya dan meminta perjalanan singkat untuk bisa menikmati kota kecil tercinta saya ini? 

Tujuan yang paling penting dalam perjalanan saya adalah menaruh turis ke inti kota Jogja, tepatnya di sepanjang jalan Malioboro. Kenapa Malioboro? Karena semua tempat penting di Jogja berada di satu rute. Jadi sekali jalan bisa langsung menghirup kekhasan kota Yogyakarta. 



Menurut saya, sebagai orang Jogja, saya perlu membanggakan kebudayaan kota saya sendiri sebelum membawa mereka membeli oleh-oleh di mall. Jadi, pilihan saya akan jatuh ke Taman Budaya Yogyakarta. Gedung ini merupakan pusat kebudayaan sekaligus etalase bagi ragam seni kebudayaan daerah. Adaaa banyak sekali pagelaran kesenian tak terhitung dan karya-karya para perupa yang di pamerkan di tempat ini. Visi TBY yaitu “The Window of Yogyakarta” yang berarti disinilah jendela kita untuk mengenal kota Yogyakarta. Itulah kenapa, berkunjung ke tempat ini menjadi tujuan penting turis di Jogjas.


Kedua, saya akan mengajak si turis ke kraton Yogyakarta dan. Kenapa? Kraton Yogyakarta merupakan bukti bahwa kota ini dipimpin seorang Raja yang kita sebut Sultan dimana disini sangat khas dari semua sisinya bahasa, pakaian, adat, dan lainnya. Di kraton ini kita bisa sekalian mampir ke Taman Sari yang merupakan salah satu bagian dari Istana. Dulunya tempat ini merupakan tempat Sultan dan para Selirnya bersantai untuk menghabiskan waktunya di menara sambil melihat kolam pemandian Putri. Ada juga museum di kraton ini dan turis bisa menikmati peninggalan sejarah apa saja yang ada disana.

Selain kedua tempat penting tersebut, di sepanjang malioboro kita masih bisa mampir ke Musium Vredeburg atau ke taman pintar yang tidak jauh dari sana untuk melihat peninggalan sejarah. Barulah setelah kita tahu beberapa hal menarik tentang Jogja, saya akan mengajak mereka menikmati kuliner khas Jogja yaitu Gudeg dan setelahnya akan saya bawa mereka mencari oleh-oleh di sepanjang pelataran Malioboro.

Tempat-tempat wisata sebenarnya masih sangat banyak berhamburan di setiap sisi kota ini, tapi karena saya hanya amatir, jujur saja saya juga tidak terlalu tahu jalan menuju ke tempat-tempat lainnya. Terlepas dari itu, semoga ini menjadi tujuan menarik bagi turis yang datang. Selamat menikmati

Review: Devil in Winter


Devil in Winter

My rating: 4 of 5 stars



aku jaraaaaang banget baca buku impor kecuali kalo disogok karena jujur aja, aku nggak pinter menilai buku impor dengan genre romance karena bisa di tebak pasti banyak adegan ranjangnya. Bedanya, kalo emang bagus kita bisa ikut terbawa hanyut sama alur ceritanya bukan sekedar adegan hot-nya. Mmmm... novel ini bisa dibilang merupakan novel pertama yang akhirnya membuatku tertarik setelah lihat reviewnya di goodreads bukan karena disogok dan karena booming. Awalnya mau download aja di Internet sekalian belajar baca novel bahasa inggris, tapi yaaah... di rental buku yang biasa aku kunjungi tiba-tiba novel ini nongol gitu aja. Kelihatannya Lisa Kleypas cukup tenar ya karena banyak banget bukunya pas aku cek di rak rental tersebut.


Ah, back to the book.
Waaaaaaaaaaaaahhh... emang sih tebakanku nggak salah, banyaaaak banget adegan hot-nya. Hampir 60% isinya pasti kalo nggak kissing ya apalah. Tapi kalau kupikir-pikir, mungkin ini ciri khasnya. Aku bisa menemukan Lisa menulis bagian 'itu' sampai beberapa halaman dan kupikir nggak terlalu masalah kali ya. Hanya saja yang pada akhirnya membuatku memutuskan bahwa buku ini bagus adalah karena interaksi para tokohnya membuatnya sangat senang entah karena apa. Interaksi mereka yang saling merayu itu justru membuatku menikmatinya.

Review Film ' The Conjuring '

Senin, Agustus 12, 2013

 


Saya belum pernah menonton film horror sekalipun di dalam bioskop. Alasan utamanya adalah karena saya tidak memiliki faktor kuat untuk menontonnya di dalam bioskop ketika saya tahu bahwa film tersebut akan keluar bajakannya. Dan walaupun saya terhitung penakut untuk menonton film hantu, tapi saya juga cukup pemilih untuk menentukan apakah film horror tersebut bagus buat saya atau tidak. Yang jelas, segala film yang saya tonton di bioskop harus bisa di pastikan sebelumnya kalau film tersebut worth untuk di tonton.

Ketika tahu The Conjuring tayang di bioskop, tentu saya tidak serta-merta menyerbu bioskop untuk menontonnya ketika saya sendiri tidak yakin dengan ceritanya. Bahkan trailernya tidak langsung membuat saya tertarik sekali tonton.Walaupun, saya sendiri mengakui bahwa trailernya saja sudah membuat saya berteriak karena takut, tetapi itulah, trailer menurut saya lebih banyak menipunya. Ketika saya melihat review-nya, saya juga masih tidak tertarik walaupun si penulis mengatakan bahwa film tersebut bagus. Satu-satunya hal yang membuat saya tidak menghabiskan banyak waktu untuk bisa menonton film tersebut adalah karena directornya adalah James Wan, dimana dialah yang sebelumnya membuat film terkenal ‘Indisious’. Saya mengakui bahwa Insidious adalah salah satu film horror barat yang sampai sekarang masih memberikan kesan mendalam bagi saya sendiri. Meskipun secara keseluruhan alur agak sulit untuk saya menceritakannya kembali, tetapi ketika saya ditanyakan film horror terbaik apa yang saya sukai maka Insidious adalah salah satu yang akan saya sodorkan. Dulu, ketika masih belum mengenal Insidious, film horror yang sempat perhatian saya adalah Paranormal Activity . Poin penting yang membuat saya tertarik adalah kesan yang seolah-olah nyata karena di ambil langsung melalui kamera sehingga kita merasa bahwa film tersebut akan terasa seperti film documenter. Hanya saja, semenjak Paranormal Activity tersebut terus berlangsung sampai seri ke-empat, saya mulai merasakan rasa jenuh dengan eksekusi yang tidak jauh beda. Baiknya adalah karena saya suka dengan puzzle yang diberikan sebagai bumbu utama film ini sehingga kita terus berfikir sampai akhir.

Drama Korea ' I Hear Your Voice '

Minggu, Agustus 11, 2013

Rasanya senang sekali kali ini aku berhasil menepati janjiku 100%. Menyelesaikan drama I hear your voice yang baru tamat beberapa minggu lalu. Dan aku seneng banget akhirnya kesampaian juga hari aku akan menulis review tentang drama ini...



Untuk alurnya sih temen-temen bisa cari di google yaa.. sinopsisnya dah ada dimana-mana kok tenang aja. Karena aku orangnya lebih suka langsung to the point jadi nggak suka berlama-lama cerita tentang garis besarnya. Hehe... mian ya mian

I hear your voice menurutku ... yah, untukku ini adalah the best drama in 2013 for all of the aspect. Actor, acting, story, just all. Dan untuk alurnya sendiri, waaaaahhh... awesome. Aku nggak mau berlama-lama bercerita tentang alurnya, karena semua episode yang di tampilin disini dari episode awal bakal bawa kalian buat lanjut dan lanjut. Aku suka cara drama ini memberikan kejutan dan rasa penasaran di setiap episode. Just love it. Di pertengahan cerita mungkin banyak yang bisa menebak alurnya, tapi entah kenapa aku merasa bahwa itu sengaja, karena kemudian kita akan terus di giring untuk mengkonfirmasi apakah tebakan kita itu benar atau tidak. Lagipula walaupun sempat bisa di tebak ceritanya, tapi toh tetep deg-degan pas nontonnya.

Review Drama Korea : 49 Days

Senin, Juli 29, 2013

 
Belakangan ini aku lihat ke beberapa reviewku sebelunnya yang puanjangnyaaaaa kebanget-bangetan. Kayak baca cerpen aja. Aku sendiri capek. Ngomong-ngomong, yang begituan siapa yang mau baca ya hohoho… Well,, aku sebenernya mau coba bikin review yang singkat tapi padat. Agak susah emang, but let me try..

Belakangan ini entah kenapa aku seperti mengejar beberapa ketertinggalanku menonton drama. Entah kenapa aku lagi hobi banget nonton drama-drama 3-2 tahun yang lalu. Tertarik sih dari dulu, cuma nggak pernah berinisiatif buat nonton karena udah di kejar sama hysteria drama-drama baru. Naaah, sekarang daripada keteteran terus aku jadi mulai nonton drama-drama lama deh, walaupun nggak lama juga ya hitungannya.

49Days ini adalah salah satunya. Sebenarnya drama ini dari judulnya aja dah ketauan bakal kayak gimana ceritanya. Tentang batas waktu untuk hidup. Dulu sempet penasaran karena pemain ceweknya itu yang meranin ratu di Queen Seondeok, tapi waktu lihat peran lainnya jadi hilang selera. Mana yang paling cakep cuma si pengatur jadwal itu, itupun munculnya cuma sekali dua kali tiap episode. Jujur aja, yang bikin aku nyesel lihat drama ini adalah karena sebelum aku nonton full aku main skipnya luar biasa, karena bener-bener tahu inti ceritanya. Sayangnya, inti cerita itu adalah twist bertubi-tubi yang di tampilkan drama ini. Dah lebih tepatnya, kejutan-kejutan ini aku dah tahu sebelum nonton dramanya full tanpa skip. Inilah masalahnya kalo waktu main skip kebablasan.

49Days ini bercerita tentang seorang gadis bernama Ji Hyun (Nam Gyu Ri) yang kecelakaan tetapi ternyata belum di jadwalkan untuk mati. Oleh karena itu ia diberi kesempatan untuk mengembalikan hidupnya dengan cara mengumpulkan 3 air mata murni 100% dalam waktu 49 hari. Ia menggunakan tubuh orang yang menyebabkannya kecelakaan dan menggunakan waktu tidur orang tersebut untuk mencari 3 air mata tersebut. Yang jelas bukan air mata orang yang sedarah yaa..

Review Aktor : :Lee Seung GI

 
 
Waaah… akhirnya akhirnya akhirnyaaa… aku nulis juga review tentang Lee Seung Gi. Udah lama sih pingin nulisnya, tapi karena masih banyak yang perlu di pastikan jadi deh aku nunda-nunda nulisnya. Mmm… tapi biasanya kalo udah sampai aku tulis gini reviewnya, berarti buat aku Lee Seung Gi bener-bener aktor favoritku. Daaaan… itu artinya aku sudah terpesona sama kemampuan laki-laki ini.

Biasanya aku nulis review tentang aktor karena ada lebih dari satu hal yang membuatku tertarik mengenai dirinya. Dan untuk Seung Gi ini, banyaaaakk… Siapa sih yang nggak kenal Lee Seung Gi? MC, penyanyi, aktor, dan member reality show.  Jobnya banyak ya?

Tapi bukan masalah job yang menarik perhatianku mengenai Lee Seung Gi. Yang ingin kubahas disini adalah karena ia berhasil membuatku terpesona  karena nyanyi dan aktingnya sekaligus. Buat aku, Lee Seung Gi ini nggak kayak kebanyakan aktor yang lain. Dia dari awal udah punya cirri khas sendiri dari sisi penampilan dan akting. Dia penyanyi. Tapi justru bukan karena penyanyi itulah ia terkenal. Aku sendiri baru nyari tentang perfomancenya seung gi justru setelah aku lihat dia main drama. Beda sama beberapa aktor lainnya yang dari awal sudah mengenalkan diri pada dunia melalui musik, Seung Gi justru memperkenalkan dirinya melalui dunia akting. Mmm… kalo di bilang Seung Gi ini mirip-mirip Rain ya yang terkenalnya setelah main drama. Sayang aku nggak denger kabar terbaru tentang drama barunya Rain, yang makin naik daun ya emang si Seung Gi oppa ini.

Drama Korea King 2 Heart

Selasa, Juli 23, 2013

 king2heart


Review ini aku tulis bahkan sebelum aku menyelesaikan drama King 2 Heart. Tepat di episode 16 bagian awal aku memutuskan untuk istirahat dan menonton di keesokan harinya. Why? Karena aku nggak kuat. Aku nyeseeeeeeekkkk….

Ternyata emang nggak cuma novel, tapi bahkan drama atau film pun sebenarnya aku menghindari cerita-cerita yang tragis, banjir air mata, dan sedih. Aah.. kupikir kalau film aku masih bisa menerima kisah sedih yang banjir air mata karena paling lama aku bisa bertahan nyeseknya 3 am. Tapi drama? 16 episode atau lebih? Bisa langganan mata merah semingguan dong aku.Emm.. sebenarnya, drama seperti King 2 Heart, City Hunter, The Moon That Embraces The Sun, Princess Man, Queen of Seondeok, dan… yah, kayaknya baru itu sih drama-drama dengan genre yang agak berat mulai dari politik, action, thriller, dan… intinya, itu drama yang PASTI mengandung unsur sedih dan tragisnya. Juga model drama seperti ini adalah drama yang jangan berharap terlalu baik di belakangnya. Pertumpahan darah. Jujur aja aku paliiiing benci cerita macam itu. Tapi karena aku suka sisi menengangkannya, jadi aku bisa bertahan menontonnya dan mengapresiasikannya.

Review Drama Korea King 2 Heart

Drama Korea School 2013 / School 5 (Lee Jong Suk, Kim Woo Bin, Park Se Young, Hyo Young)

Minggu, Juli 14, 2013

“Drama unik yang berhasil menarik perhatian penonton dan mendapat rating yang baik hanya dari kisah persahabatan selama 16 episode. Drama yang bisa membuat penontonnya berlinangan air mata hanya dari kisah persahabatannya. Wajib tonton dan recommended. Kupikir, SW-nya sangat cerdas untuk mengolah genre ini sebagai bumbu yang paling kuat dan paling ditunggu untuk keseluruhan drama ini sendiri.”


Walaupun secara nggak langsung aku adalah penyuka drama dengan thema ‘everything good’ dimana drama apa saja yang orang bilang bagus bangeeeet aku juga pasti bakalan ikut suka, tetapiii… prioritas utama selalu dengan genre romance-happy ending. Itulah mengapa sampai saat ini aku nggak tertarik nonton drama yang isinya lebih  kental disisi selain romance-nya. Termasuk drama yang di dalamnya sibuk dengan kerajaan atau sekolah, biasanya mereka selalu aku tonton belakangan. Dan belakangan ini, setelah secret garden, aku bingung mau nonton drama apa. Secara, secret garden itu kan full kisah cintanya jadi otomatis kalo aku nggak dapet yang se-genre yang ada aku malah bosen.

Aku tertarik drama school 2013 juga kalau bukan karena Lee Jong Suk yang jadi peran Han Tae Ssun di Secret garden juga palingan aku nggak nonton. Pertama kali lihat dia di drama itu sebenernya nggak terlalu tertarik, secara dia jarang nongol dan bukan peran utama. Dan lagi, dia dapat peran sebagai gay. Tapii… aku sendiri nggak sadar kalau setiap lihat akting dia, setiap dia muncul di layar netbookku, aku selalu menikmati keberadaannya. Di secret garden kebanyakan dia berberan sebagai sosok yang songong dan keras kepala, tapi ternyata pencipta lagu. Masih muda, dan unik. Udah gitu lama-lama aku jadi menikmati wajahnya yang ternyata good-looking walaupun di awal aku sama sekali nggak tertarik sama kemunculannya. Well, nggak usah lama-lama sih ya, intinya setelah lihat dia di sercret garden dan menemukan who is he? Dan aku dapat dia main di drama school 2013 dan jadi peran utama tuh rasanya seneeeeng banget. Jarang gitu lho kita dapet peran pendukung di satu drama dan begitu nyari profilnya ternyata dia punya drama  dimana di drama itu dia dapat peran utama. Dan aku cukup beruntung karena selain dia jadi pemeran utama, ternyata dramanya juga baru banget. Jadi tambah semangat deh.

Nah pokoknya, itu cerita kenapa aku tertarik menjadikan school 2013 sebagai tontonanku berikutnya, dan sekarang kita mulai ke inti review drama school 2013 ini, oke?

Drama Korea Secret Garden (Hyun Bin, Ha Ji Won, Yoon Sang Hyun, Kim Sa Rang)

Selasa, Juli 09, 2013

secret garden

Waaaah akhirnya aku berhasil menonton drama Secret Garden yang sudah terlalu lama ku tunda. Taunya udah dari kelas dua SMA, tapi baru bener-bener bisa nontonnya setelah 3 tahun, dan itu pun nontonnya moody banget. Well, mungkin bisa di bilang aku sejak awal nggak tertarik sama sekali sama cast-nya di drama ini. Pengaruh orang-orang yang terlihat tergila-gila sama drama ini aja yang akhirnya membuatku tidak bisa terlalu lama tidak tahu dan harus segera menyelesaikannya. Alhamdulillah, selesai juga akhirnya… 

Sampai aku nulis post ini pun sebenernya aku masih bingung banget mau nulis dari mana dan apa yang mau ditulis. Padahal pas nonton dramanya udah tau topiknya mau tentang apa aja, tapiiii… setelah selesai menguap deh semuanya. Hiiih…Yah, dari pada sulit mulai dari mana, emang sih drama yang complicated banget dengan 20 epsiode, aku akan coba menjabarkan segala unek-unekku dengan urutan seperti biasa.

Review Drama Korea Secret Garden

[ Kesan ] Konser Tunggal JKT48 Trans7

Minggu, Juli 07, 2013



Huaaaahhh.. hari ini nggak kayak biasanya, aku tertarik buat nulis JKT48!! hahahha... enggak, aku nggak akan bahas profil mereka disini, karena udah banyak web yang bahas. Yang mau aku bahas disini hanya sekedar kesan-kesanku sama mereka.. yah nggak jauh bedalah sama postinganku lainnya. Apa yang membuatku tertarik? Well, dulu aku pernah sekali doang liat perform akb48 di acara musik Asia yang ada Suju sama agnes juga. Satu hal yang aku suka dari Akb48 itu pertama adalah lagunya yang beginner sama heavy rotation. Easy listening banget. UDah gitu gerakannya asik. Tapi yaudah segitu doang trus nggak nyari lagi. Nah, baru waktu aku tau ternyata ada sisternya yaitu JKT48 di Indonesia ya penasaran juga, cuma nggak terus bener-bener kejer. Sekedar biasa aja. Entahlah, meskipun aku suka lagunya, tapi dulu yang di setel itu heavy rotation mulu dan itu lumayan bikin aku rada bosen. Udah gitu konser pertamanya di RCTI juga sebenernya lagunya enak-enak, tapi liat kostumnya akhirnya aku memutuskan kalau aku cuma tertarik sama JKT48 dari segi lagu, no in perfomance.

Drama Korea Flower Boy Next Door / Flower Boy Neighbor

Rabu, Juni 19, 2013

 


Kayaknya channel TVn makin lama bakal jadi channel drama favorit ku deh. Walaupun terhitung sebagai channel tv kabel baru di korea, tapi drama yang di tayangin di channel ini selalu berhasil bikin penontonnya senyum-senyum sendiri waktu nonton. Mulai dari Queen In Hyun Man, Reply 1997, dan terakhir ini adalah Flower Boys Neighbor berhasil bikin aku nggak berhenti ngikutin alurnya.


Cerita yang di sajikan drama kali ini ringan banget. Sama kayak QIM atau Reply yang mengangkat kehidupan biasa dengan beberapa komedi di dalamnya, tapi rasanya is so delicious. Asik banget nontonnya. Nggak terlalu pusing kita ngikutinnya, bahan obrolan di dalamnya pun sama sekali nggak banyak mikir. Dan walaupun kadang aku suka heboh sendiri sama drama-drama berat, tapi drama ringan kayak gini emang beneran bikin anyem deh waktu nontonnya.

Karakter dalam drama inilah yang benar-benar menarik perhatianku. Untuk alurnya sih sederhana kok, sama kayak drama korea kebanyakan yang udah bisa di tebak kapan jadiannya kapan klimaks dan sebagainya, yah meskipun jelas eksekusinya berbeda karena tema ceritanya pun berbeda.

Review Drama Korea Flower Boy Next Door / Flower Boy Neighbor

[ Review Movie ] Inception (2010)

 



Inception merupakan film yang udah aku incer sejak kelas dua SMA. Yaah sekitar 3 tahun yang lalu lah kira-kira dan baru bisa nonton dan niat nontonnya kemaren. Film ini berdurasi dua jam tapi aku selesai sekitar 5 jam karena banyak yang diulang dan harus muter otak buat ngerti alurnya. Tapi aku nggak nyesel sih nonton film ini karena film ini adalah film yang isinya itu kayak’aku’ banget. Tentang mimpi bertingkat. Bedanya kalo di film ini semua mimpi itu bisa di atur, sedangkan aku mimpi berapa tingkat pun nggak bisa di atur.

Well, karena aku juga salah seorang yang suka ngalamin mimpi bertingkat seperti itu, jadi aku asik aja ngikutin ide dan logika yang dilemparkan dari cerita ini meskipun orang lain mungkin berfikir bahwa itu terlalu ‘aneh’dan ‘imajinasi’, tapi buat aku semua itu sangat masuk akal. Nggak usah lama-lama deh, langsung aja ya aku cerita tentang film ini.

Jadi film ini bercerita tentang Dom Cobb dan rekannya Arthur yang bekerjasama untuk mencuri ide seseorang melalui mimpi mereka. Yap mereka adalah rekan kerja yang bekerja dalam dunia mimpi sekaligus menjelajah di dalamnya untuk mencuri informasi melalui pikiran mereka di bawah sadar.

Masalah datang ketika mereka di tawari untuk membantu Saito – yang kagum terhadap kemampuan Cobb dan rekannya –  menanamkan benih kepada musuh bisnisnya Fischer. Tapi karena itu pula Cobb harus di hadapkan pada masa lalu yang menghantuinya melalui mimpi-mimpi yang dilaluinya.

Ceritaku tentang S4 (Superstar 4)

Selasa, Mei 07, 2013


S4
  
Belakangan ini tidak seperti biasanya... aku menyukai boyband Indonesia!! Padahal sebelum-sebelumnya selalu look down ke hampir boyband lainnya. Gimana lagi ya, kan sebagai kpoppers yang hobby-nya selalu mantengin video-video boyband Korea dan mengamati banyak hal aku jadi mengerti tentang hebat dan kerennya boyband korea mulai dari suara mereka, tarian mereka, enerjiknya, sampai sistem pelatihan mereka sendiri.Habis itu tergila-gila sama mereka dan kagum sendiri ketika tahu bahwa untuk mencetak Idol Grup seperti mereka, mereka perlu melakukan training dulu minimal 3-4 tahun untuk bisa benar-benar sempurna. Dan kebanyakan agency melakukan audisi terlebih dahulu. Karena itulah aku tahu kenapa Korea bisa jadi satu-satunya yang mencetak boyband paling besar dan paling laris di dunia, untukku. Negara lain bahkan Jepang, boybandnya juga kan nggak sebesar di Korea. Di Negara lain yang lebih terkenal justru soloist, grup vokal, atau band saja. Pelatihan di Korea itu menurutku hebat karena boyband jebolannya pasti bisa punya gerakan yang memukau, variatif, enerjik, tapi suara tetap stabil. Dan nggak banyak yang bisa bikin boyband sebanyak itu dengan unsur yang sama di dalamnya. Di negara lain, walaupun ada mungkin cuma beberapa aja.

Nah, grup idol favoritku kali ini juga merasakan pelatihan di korea kurang lebih selama satu tahun, tapi mereka adalah orang Indonesia! Yuhhuuuu... daridulu sering mikir, kenapa Indonesia nggak nyiptain Boyband? Waktu muncul beneran , aku malah nggak suka sama sekali, entah bagian mananya yang berbeda, pokoknya beda banget! Sejak saat itu aku nggak tertarik nonton boyband Indonesia satu pun. Kehadiran grup Idol ini yang bernama S4 (Superstar 4) sangat membantuku untuk mengembalikan minat musik balik ke Indonesia. Bukan berarti aku nggak suka lagu-lagu Indonesia, tapi kebanyakan aku emang suka secara audio doang, nggak terlalu excited lihat video perfom ataupun Music Video Clip nya, jadi juga nggak terlalu gimana-gimana dukungnya, yaah... sekedar suka aja. Makannya, kalo aku excited banget sama sebuah boyband, alasan utamanya adalah karena mereka bisa menarik perhatian dari segi visual. Gerakan-gerakan dance yang lincah, ekspresi mereka adalah yang paling utama sebelum suara masing-masingnya. Dan aku seneng banget waktu sadar bahwa S4 membawa konsep itu ke belantika musik Indonesia.

[ Review Komik ] Today The Love Begin ; Kyou Koi wo Hajimemasu

Selasa, April 09, 2013

 

Kemarin di tengah kegundahan untuk mencari inspirasi tulisanku aku lari deh ke mangapark.com tempat aku biasanya baca komik online. Awalnya sih cuma mau ngecek chapter barunya alice academy sama maid sama, tapi setelah selesai baca rasanya aku masih belum bisa ninggalin web tersebut dan.... taraaaaa! Aku malah nggak sengaja nemu komik, judulnya Kyou Koi wo Hajimemasu / Today the love begin ,masih ongoing tapi gambarnya eye chatching banget yaudah deh klik aja.
Habis ituuuu aku langsung random liat chapternya dan langsung fall in love deh sama gambarnya. Bagus bangeeeeetttt... emang sih aku tipenya tu suka sama gambarnya dulu baru ceritanya jadi yaa... udah gatel aja pingin baca waktu liat gambarnya.

Masalahnya adalah,, komiknya tu masih ongoing dan aku tahu bahwa itu bisa menyebabkan penyakit galau akut karena penasaran. Well tapi karena ya udah kadung penasaran akhirnya aku baca ajaa dehh..

Dan nggak niat lama lama karena takut kebablasan tapi teteeeep aja nggak bisa berhenti baca. Ceritanya itu favoritkuuuu banget ternyata dan aku dibikin mimisan sama karakter cowoknya. Akhirnya jadilah aku memutuskan baca entah apapun akibatnya...

[Review Idol] IMB 3 : Josua Pangaribuan

Minggu, Maret 17, 2013

 
Entah sadar atau nggak sadar, aku juga nggak tahu kenapaaa udah dua bulanan coba aku nggak nulis blog. Aku pikir januari setidaknya aku harus nulis dong, atau seenggaknya sebulan sekali, tapi... tahun 2013 milikku baru diisi satu artikel?? Yaudah, itu nggak penting juga.

Kita kembali pada judul yang mau kubahas. 

Sebenernya aku nggak punya hobi buat ngomongin satu acara yang sedang tayang di Indonesia. Dulu waktu aku nonton Indonesian Idol, Idola Cilik, IMB 1, dan sejenisnya aku nggak terdorong gitu buat nulis di blog. Males, dan kadang-kadang cuma sesaat aja gitu perasaannya. Well, sekarang ini juga bukan acaranya yang mau aku omongin, tapi jelas dooong salah satu pesertanya. Mungkin kalo dulu aku kepikiran buat nulisin Obiet Idola Cilik disini, aku mungkin bakal nulis kali ya, tapi dulu nggak kepikiran sih. Nah, sekarang ini mumpung di acaranya IMB udah masuk 3 besar, mending aku nulis sekarang aja ya?

Nah, nggak usah panjang-panjang juga, yang pasti IMB itu singkatan dari Indonesia Mencari Bakat yang bla bla blanya kalian bisa cari di google karena pasti lebih banyak dan jelas, dan belakangan acara ini bisa bikin aku sangat terhibur karena komentatornya sendiri. Favoritku adalah Soimah, Dedy Corbuzier, sama Syahrini. Aku biasa aja kalo salah satu dari mereka nggak hadir gitu ke IMB, tapi sekalinya ada tiga-tiganya, aku jadi sering banget ketawa cekakakan. Mereka itu lucuuuu banget, dan kayaknya sih nggak di buat-buat. Kayaknya lho.

Oke kembali ke peserta. Peserta yang aku suka disini adalah JOSUA. Josua Pangaribuan. Dan umurnya sekarang adalah 13 tahun.

Catatan Terbaru