Beberapa Review di blog ini sebagian besar merupakan spoiler. Persiapkan diri anda sebelum membuka artikelnya. Trimakasih. -author-

Keunikan Kemudian.com sebagai media menulis

Kamis, Agustus 11, 2016

Siapa sih yang suka nulis novel, cerpen, skenario, dan butuh seseorang membaca? dan mencari pembacanya di komunitas online?

Dan untuk yang menyukai aktifitas ini, pasti tau dong dengan beberapa platfrom untuk menulis dan membaca seperti Wattpad.com untuk cerita internasional, atau Storial.co yang dikhususnya untuk penulis Indonesia.atau asianfanfic atau fanfiction.net (ini juga internasional).

Nah, ada satu platform lagi yang menurutku sudah ada sebelum wattpad dan storial mulai terkenal, yaitu Kemudian.com




Sebenarnya situs kemudian.com ini aku kenal dari 8 tahun yang lalu, lupa deh itu gara-gara apa. Pokoknya waktu itu aku emang butuh tempat buat backup file-file ceritaku, selain aku juga lagi butuh pembaca, butuh kritik, dan saran untuk tulisanku. Secara ya, kalo dari sudut pandangku kan jadi nggak objektif, nah makannya aku cari-cari tuh tempat biar bisa share cerita. Lalu bertemulah aku dengan k.com ini. Saat itu versi mobile belum ada, aku juga masih SMP, dan lagi, saat itu belum ada android. Nah, jadi aksesnya emang cuma bisa lewat pc atau laptop. Secara penampilan, k.com itu sederhana dan ringan untuk di akses. Pokoknya nggak ribet, sekali masuk langsung ngerti deh sama menu-menunya.


Kita langsung dihadapkan cerita-cerita terbaru, kemudian sudah ada menu kategorinya, untuk kategori cerita berdasarkan poin, atau kategori berdasarkan penulisnya, tempat tinggalnya, dan untuk registrasinya gampang juga. Pokoknya kemudian.com ini bisa dibilang secara tampilan nggak neko-neko. Khas hijau putih. Makannya aku langsung daftar aja deh itu.

Ada satu hal yang menarik dari kemudian.com ini, yaitu sistem postingnya. Kita baru bisa posting kalo poinnya minimal 20 poin, dan untuk mendapatkan 20 poin itu, kita harus sering kasih komen, ngajak orang gabung, dan nanti setiap aktivitas itu akan dikasih nilai 5 poin dari k.com. Jadi, yang menarik adalah, di k.com ini kita harus aktif membaca cerita orang, kalo mau cerita kita dibaca. Dan maksud tersebut agak dipertegas dengan aturannya, tapi menurutku aturannya emang bagus diterapkan seperti itu, karena kebanyakan orang yang suka menulis nggak suka ngabisin waktu baca ceritanya orang lain, tapi ngarep banget ceritanya dibaca. Emang sih ada orang-orang yang cuma baca sekilas, trus komen, dan kasih poin, tapi keuntungan dari si penulis yang memperoleh poin, tentu dia tetap merasa senang. Terkadang angka itu memang memberikan dampak sebagai semangat dan motivasi. Dan lagi, kalo di k.com itu berasa diskusi sama para ahli penulis, jadi nggak cuma satu arah aja..

komentar di wattpad
Tapi memang aku nggak lama sih main di k.com, berhubung ceritaku nggak kelar-kelar akhirnya aku vakum lama deh. Waktu mau aktif lagi, aku disuguhi dengan platform lain, ya seperti wattpad atau storial itu. Mereka unik karena ada cover, ada bikin cerita per babnya, dan nggak diikat dengan poin, jadi mau langsung masukin cerita 20 bab langsung juga nggak masalah. Dan ada versi mobilenya, jadi kalo lewat hp serasa kayak buka e-book gitu.Pokoknya secara 'produk', mereka ini asik banget. Tapi kelemahannya, menurut aku, adalah sistem komentarnya, kadang komentarnya lebih ke arah respon pembaca secara netral, mungkin karena tidak semua pembaca disitu adalah penulis ya, jadi saran dan kritiknya jadi agak lebih jarang. Berbeda dengan kemudian.com yang sebagian besar pembacanya adalah penulis, jadi memang mereka seringkali menemukan kesalahan yang tidak kita temukan, mengkritik, dan memberi masukan secara panjang lebar. 
komentar di k.com - berasa diskusi

Saat ini mungkin kemudian.com pamornya agak berkurang karena keberadaan wattpad yang dirasa lebih menarik dari segi sistemnya, tapi buat aku kemudian.com tetap merupakan platform dengan alternatif terbaik karena ada sistem penilaian itu, yang buat aku menjadi ciri khas kemudian.com dan tidak dimiliki platform lainnya. Dan terlebih memang orang-orang di k.com adalah orang yang ingin menjadi penulis bukan sekadar pembaca, sehingga penilaian itu memang harus dipaksakan agar kita saling menghargai karya teman-teman penulis yang lain.

Aku berharap tetap lebih banyak orang yang berkunjung ke kemudian.com, penulis-penulis baru, dan memberikan masukan-masukan untuk cerita yang diposting, karena bagi penulis, hal tersebut sangatlah penting dari sakadar apresiasi memuji. Kadang kritik itu benar-benar membantu kita dalam berkembang lho. Nah tapi juga, mungkin, untuk saran aja, kemudian.com biar terus maju juga mengikuti teknologi yang ada, misalnya ada versi mobilenya karena sebagian besar orang saat ini sibuk megang gadget daripada laptop atau pc, jadi kalo bisa versi mobile rasanya pengunjung dan penggunanya akan lebih banyak. Walaupun sebenarnya yang saat ini juga ringan banget dan bisa dibuka lewat hape cepet sih, tapi karena harus ketuk 2x buat zooming jadi memang terasanya agak kurang nyaman untuk pengguna gadget yang biasanya tampilannya sudah khas mobile.

Mungkin tulisan ini jadi lebih pro ke kemudian.com ya , karena memang aku penggemarnya kemudian.com dibanding wattpad atau storial walaupun aku juga posting cerita ke 2 platform tersebut. Hihihi, karena aku aja penulis yang butuh dipaksa untuk membaca, jadi kalo di wattpad kan ada pilihan baca karya orang lain atau enggak bisa tetep nulis, sedangkan di kcom jatuhnya nggak akan bisa nulis kalo nggak baca karya orang jadi paksaan itu entah kenapa terasa menyenangkan buat aku.


Salam, Adlina Haezah

2 komentar :

  1. Wow, keren. Baru tahu ada situs tersebut. Apalagi komentarnya tidak bersifat netral.
    Semoga makin banyak yang kenal situs tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yupppsss semoga semakin banyak juga penulis yang mau ikut aktif disitu :)

      Hapus

Syarat menambahkan komentar:

>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)

terimakasih

-------------------------------------||-------------------------------------

Regulation to fill the comment box:

>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)

Thank you

Catatan Terbaru